Yang Harus Diketahui Saat Pesawat Mendarat Darurat

Kekacauan dan Pelajaran dari Insiden Pesawat American Airlines Dalam situasi darurat di dalam pesawat, setiap penumpang perlu memahami tindakan yang harus dilakukan. Salah satu contoh insiden serupa terjadi pada pesawat American Airlines yang mengalami kebakaran kecil saat berada di landasan pacu Bandara Internasional Denver, Kamis 26 Juli 2025. Saat itu, penumpang dalam pesawat panik dan […]

Kekacauan dan Pelajaran dari Insiden Pesawat American Airlines

Dalam situasi darurat di dalam pesawat, setiap penumpang perlu memahami tindakan yang harus dilakukan. Salah satu contoh insiden serupa terjadi pada pesawat American Airlines yang mengalami kebakaran kecil saat berada di landasan pacu Bandara Internasional Denver, Kamis 26 Juli 2025. Saat itu, penumpang dalam pesawat panik dan berusaha secepat mungkin untuk turun.

Pesawat yang seharusnya terbang menuju Miami mengalami masalah mekanis pada roda pendaratan. Sebanyak 173 penumpang dan enam awak dalam pesawat Boeing 737 MAX 8 berhasil dievakuasi melalui perosotan tiup. Hanya satu orang yang dilaporkan mengalami luka ringan dan membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Danielle Fette, salah satu penumpang, menceritakan suasana kepanikan dan kekacauan saat insiden tersebut terjadi. Ia mengatakan bahwa ia bisa merasakan pesawat berbelok ke kiri dan mencium bau rem terbakar. Ia juga mendengar orang-orang di belakang pesawat berteriak bahwa pesawatnya terbakar dan mereka akan mati.

Perilaku Penumpang Saat Darurat

Fette menyebutkan bahwa pilot pesawat dapat menangani masalah dengan baik. Namun, ia juga menemukan beberapa pelajaran penting dari pengalamannya. “Saya tidak bermaksud menanamkan rasa takut. Saya hanya ingin berbagi apa yang saya pelajari agar bisa membantu orang lain bersiap,” ujarnya.

Pertama, ia melihat banyak penumpang yang panik dan langsung mengambil barang-barang di atas tempat penyimpanan di atas kepala. Bahkan ada yang mendorong anak-anak agar tidak menghalangi. Menurut Fette, tidak ada yang pernah tahu bagaimana bereaksi dalam situasi mengerikan tersebut. Namun karena ia pernah bertugas sebagai perawat trauma, ia ingin turun secepat mungkin dan memberi ruang bagi yang lain untuk turun.

Pentingnya Pemilihan Sepatu

Kedua, Fette menekankan pentingnya memakai sepatu kets saat naik pesawat. Ia adalah salah satu orang pertama yang turun dari pesawat dan melihat beberapa penumpang kesulitan menyelamatkan diri karena memakai sandal jepit dan sepatu terbuka lainnya. Bahkan ada yang kehilangan sepatu saat menuruni perosotan darurat.

Ia menambahkan bahwa sepatu tertutup dapat membantu mencegah luka bakar dalam situasi tertentu, karena landasan pacu sangat panas. “Saya tidak pernah menyangka itu bisa membantu saya dalam keadaan darurat,” katanya.

Persiapan Barang Bawaan

Ketiga, Fette menyarankan agar membawa barang-barang penting di tempat yang mudah dijangkau, seperti tas selempang. Hal ini agar dalam keadaan darurat tidak perlu susah payah mengambil tas di kompartemen di atas kepala. Ini juga dapat memperlambat proses evakuasi.

Tanggung Jawab di Kursi Dekat Pintu Darurat

Bagi yang duduk di kursi dekat pintu darurat, Fette menyarankan untuk mempertimbangkan kembali tanggung jawab mereka. Karena orang yang duduk di baris pintu keluar harus dapat membantu saat terjadi keadaan darurat. Biasanya, ia memilih kursi itu agar kakinya lebih leluasa. “Tapi setelah kejadian ini, saya jadi berpikir ulang, apakah saya benar-benar bisa membuka pintu-pintu itu,” ujarnya.

Masalah dalam Prosedur Evakuasi

Ben Watts, instruktur penerbangan, juga ikut berkomentar atas insiden American Airlines. Ia menyoroti penumpang yang membawa tas saat turun melalui perosotan darurat. Dalam unggahan di Instagram-nya @airlinepilotperformance, ia menunjukkan tiga alasan turun sambil membawa tas di seluncuran tiup dapat menimbulkan masalah evakuasi.

Pertama, hal tersebut dapat memperlambat proses evakuasi, termasuk penumpang lain dan awak pesawat. Kedua, tas dan barang pribadi lainnya berisiko merusak seluncuran darurat. Terakhir, membawa barang saat meluncur tentu dapat menimbulkan kesulitan bagi yang evakuasi bersama anak-anak.

“Ini menimbulkan risiko keselamatan yang nyata, dan meskipun semua penumpang dan awak pesawat untungnya dievakuasi dengan hanya sedikit luka yang dilaporkan dalam insiden ini, potensi konsekuensi yang jauh lebih buruk sangat nyata,” ujarnya.