Outline:
Kunjungan Gubernur Maluku Utara ke Kintamani Bali
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda atau yang lebih dikenal dengan nama Sherly Laos, sempat melakukan perjalanan ke dataran tinggi Kintamani saat berada di Bali. Kegiatan ini dilakukan pada hari Senin (4/8/2025), dan menjadi bagian dari kunjungannya ke pulau tersebut.
Sherly Tjoanda tidak sendirian dalam perjalanan ini. Ia didampingi oleh sahabatnya, Monika Lenny, serta beberapa orang lainnya. Selama kunjungannya, ia menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa tempat menarik yang terletak di sekitar Kintamani. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika ia melewati jembatan layang yang dibangun di atas tebing, tepat di samping jalan Penelokan, Batur, Kintamani.
Dalam unggahan Instagram pribadinya @s_tjo, Sherly Tjoanda membagikan momen-momen spesial selama perjalanannya. Ia menyampaikan bahwa mereka sedang berada di Kafe Akasa di Kintamani dan ingin melihat Gunung Batur. Menurutnya, lokasi tersebut merupakan salah satu best spot yang sangat menarik untuk dinikmati.
Video yang diunggah menampilkan pemandangan alam yang indah dari ketinggian, dengan latar belakang Gunung Batur dan Danau Batur di kejauhan. Sherly Tjoanda kemudian diarahkan untuk melewati jembatan layang yang hanya dipagari dengan dinding kaca. Sembari memegangi pagar tersebut, ia berjalan dengan hati-hati.
“Kaget juga, ini pertama kalinya saya sampai di Kintamani,” ujarnya. Ia tampak tersentak dan menunjukkan ekspresi khawatir, namun akhirnya tertawa gugup. “Uji nyali, kuat enggak ini ya?” tanyanya sambil mengacungkan jari.
Setelah sampai di lokasi tujuan, Monika Lenny menjelaskan bahwa pengunjung biasanya menikmati pemandangan matahari terbit di tempat tersebut. “Ini best spot-nya kalau mau lihat sunrise, nanti ada awan di sini semua,” katanya.
Sherly Tjoanda merespons dengan antusias. “Kita di Maluku Utara bangun tidur, buka pintu, juga lihat sunrise,” ujarnya. Ia merasa terinspirasi untuk membuat destinasi wisata serupa di Maluku Utara.
Ia menyampaikan rencana untuk membangun area wisata seperti Kintamani di Taman Love. “Kita perlu bikin kayak gini di Taman Love itu, terus extension-nya lagi buat ngafe,” kata Sherly. Ia juga mengajak siapa pun yang ingin ikut bersamanya dalam trip ke Taman Love.
Rencana ini kemudian dituangkan dalam keterangan unggahan media sosialnya. Menurutnya, beberapa lokasi di Maluku Utara cocok untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Di antaranya adalah wilayah Danau Ngade, Gunung Gamalama, Dukono, Gamkonora, dan Gunung Ibu.
Sherly Tjoanda menulis dalam keterangannya: “Work call, lake view, and a mountain that reminds you to breathe… Sambil menunggu jadwal pesawat balik ke Jakarta kemarin sore, sempatin mampir ke Kintamani — cari ide, cari udara, cari rasa tenang. Ternyata, duduk ngopi sambil kerja dengan view danau en gunung tuh… healing dan produktif banget.”
Selain itu, ia juga melakukan riset kecil selama makan siang. “Gimana kalau Malut punya spot kayak gini juga? Di Danau Ngade, Gunung Gamalama, Dukono, Gamkonora, Gunung Ibu… dibikin ruang nongkrong + coworking space alami yang bisa dinikmati semua orang. Karena alam kita bukan cuma indah, tapi bisa dihidupkan jadi ruang kreasi dan kolaborasi.”
