Outline:
Pemerintah Kabupaten Sumedang Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 4
Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang resmi membuka Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 untuk para siswa yang putus sekolah dari kalangan masyarakat kurang mampu. Penandatanganan peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman bersama Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, serta Staf Khusus Kementrian Sosial Republik Indonesia pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Sekolah Rakyat ini berlokasi di kompleks bekas bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang. Sekolah ini akan menampung sebanyak 150 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Menurut Herman Suryatman, Sekolah Rakyat di Sumedang merupakan salah satu angkatan pertama yang telah resmi dibuka. Saat ini, terdapat 14 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Jawa Barat. Ia berharap, tahun depan, Sekolah Rakyat ini bisa hadir di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Dalam acara peluncuran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Sekda Provinsi juga menyampaikan uang kadeudeuh dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Uang tersebut diberikan dalam bentuk tabungan untuk seluruh siswa Sekolah Rakyat di Sumedang dengan nilai mencapai Rp 30 juta. Meskipun Gubernur tidak dapat hadir langsung, ia menyampaikan pesan melalui Sekda Provinsi.
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Sumedang menjadi daerah pertama yang merintis program Sekolah Rakyat. Ia menyebutkan bahwa Sumedang masuk ke dalam 100 daerah pertama di Indonesia yang telah membuka Sekolah Rakyat. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang termasuk Desil 1 dan 2.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumedang dirancang dengan sistem asrama yang mampu menampung siswa dari kelas 1 SD hingga kelas 6 SD serta kelas 3 SMP. Setiap kelas hanya diisi maksimal 25 siswa agar proses belajar mengajar berjalan efektif. Seluruh kebutuhan siswa dipenuhi secara gratis, mulai dari seragam, tas, sepatu, hingga laptop pribadi serta makanan bergizi setiap hari.
Bupati Dony berharap Sekolah Rakyat ini bisa menjadi agen perubahan dalam memutus mata rantai kemiskinan di Sumedang. Ia menjelaskan bahwa tempat ini sangat nyaman dan mendukung pembelajaran. Ia berharap para murid dan pembimbing bisa merasa betah sehingga tujuan besar meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan bisa benar-benar terwujud.
Program Sekolah Rakyat ini juga merupakan bagian dari tugas mulia yang diamanahkan Presiden RI kepada daerah untuk memberdayakan masyarakat secara nyata. Bupati Dony mengajak semua pihak untuk mendukung sepenuh hati dengan kerja keras dan kerja sama. Ia berdoa agar peluncuran Sekolah Rakyat ini berjalan lancar, sehat, selamat, dan sukses.
