Outline:

Penulis merupakan Rektornya Institut Studi Islam al-Amin yang berlokasi di Indramayu.
Debat mengenai larangan wisuda yang dielu-elukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus memanas. Tak hanya itu, permasalahan ini pun akhirnya menyebar luas setelah didiskusikan oleh seorang siswa baru saja lulus dari SMA dengan nama Aura Cinta.
Apakah Wisuda hanya Untuk Orang Berduit?
Wisuda bukanlah suatu hal eksklusif bagi kalangan berada saja. Ini merupakan sebuah ritual formal penanda lulusnya seseorang dari lembaga pendidikan tertentu, baik itu sekolah maupun universitas. Acara ini digelar sebagai apresiasi atas capaian para pelajar atau mahasiswanya. Meski biaya penyelenggaraannya bisa jadi cukup variatif bergantung pada ukuran serta tema acara tersebut, namun tak ada aturan mana pun yang menyatakan bahwa wisuda hanyalah milik golongan mampu.
Persoalan Momentum
Wisuda bisa jadi titik balik signifikan bagi pelajar ataupun mahasiswa dalam memperingati pencapaian dan mengenang penutupan sebuah fase pembelajaran. Acara ini memiliki nilai tersendiri bagi para wisudawan serta keluarganya.
Makna Wisuda Secara Etimologi
Secara asal-usul, istilah “wisuda” datang dari bahasa Sanskerta yaitu “viśvāsa,” yang artinya adalah “kepercayaan” atau “keyakinan.” Di dalam ranah pendidikan, prosesi ini merujuk pada acara pengukuhan resmi kelulusan yang mengindikasikan keyakinan bahwa para tamatan sudah mencapai standar serta memiliki keterampilan yang dibutuhkan.
Apa Saja Yang Dapat Diwisudakan hanya Lulusan Sarjana?
Wisuda tak cuma buat lulusan universitas. Acara ini bisa digelar bagi pelajar dari semua jenjang sekolah seperti SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi. Masing-masing lembaga pendidikan punya kebebasan dalam memutuskan penyelenggaraan serta tema dari upacara kelulusan itu.
Pada penjelasan sederhana ini, wisuda merupakan acara resmi pemberian gelar kepada lulusan yang dapat menandai momen signifikan dalam hidup mereka. Acara penyerahterimaan ijazah tersebut bukanlah monopoli kalangan berduit saja; ia juga diperuntukkan bagi pelajar dari jenjang pendidikan dasar hingga tinggi. Biayanya tentunya disesuaikan dengan kapabilitas masing-masing individu serta tema tertentu.
Disclaimer:
Kolom adalah komitmen
Pikiran-Rakyat.com
menyampaikan pandangan mengenai beragam topik. Esai ini tidak merupakan hasil jurnalisme, tetapi pendapat pribadi sang penulis.
***
