Jefri Riwu Kore: Dari Wali Kota Kupang ke Karir Politik yang Melesat di Tiga Partai Berbeda

Haji 2025, KUPANG Nama Jefri Riwu Kore yang lebih dikenal sebagai Jeriko tidaklah baru bagi penduduk Kota Kupang secara khusus serta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), apalagi di skala nasional pada umumnya. Ternyata, Jeriko sebelumnya telah mengemban tugas sebagai pemimpin Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT pada interval tahun 2017 hingga 2022. Selain itu, dia […]


Haji 2025, KUPANG

Nama Jefri Riwu Kore yang lebih dikenal sebagai Jeriko tidaklah baru bagi penduduk Kota Kupang secara khusus serta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), apalagi di skala nasional pada umumnya.

Ternyata, Jeriko sebelumnya telah mengemban tugas sebagai pemimpin Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT pada interval tahun 2017 hingga 2022. Selain itu, dia juga merupakan wakil legislatif DPR RI yang menjabat selama dua masa berturut-turut untuk Partai Demokrat.

Selama menjalani karir di bidang politik, Jeriko paling tidak sudah menjadi bagian dari tiga partai politik yang berlainan.

Sejak awal, Jeriko tidak hanya berperan sebagai kader Partai Demokrat tetapi juga menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat NTT.

Pada Musda Demokrat selanjutnya, Jeriko gagal dipilih lagi sebagai ketua partai tersebut dan akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Setelah meninggalkan Partai Demokrat, Jeriko berpindah ke Partai Perindo di NTT.

Pada pemilihan umum untuk memilih wali kota di Kupang baru-baru ini, Jeriko yang berstatus sebagai kader Partai Perindo tidak berhasil mengamankan posisinya sebagai petahana.

Jeriko saat ini memutuskan untuk menyatu dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) keenam Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlangsung pada hari Sabtu, 26 April 2025, di lokasi Hotel Aston Kupang.

Di samping Jeriko, terdapat pula tokoh lain yang ikut gabung dengan partai PAN yaitu bekas politikus dari PSI serta mantan calon wakil gubernur untuk Nusa Tenggara Timur, Jane Natalia Suryanto, dan juga mantan calon governor bagi NTT bernama Simon Petrus Kamlasi.

Perlu dicatat, anggota DPR RI, Ahmad Yohan telah ditunjuk lagi sebagai ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ahmad Yohan akan mengemban kepemimpinan PAN selama lima tahun ke depan.

Penentuan tersebut mengacu pada Musyawarah Wilayah (Muswil) keenam dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 April 2025, di Hotel Aston Kupang.

Pengangkatan Ahmad Yohan diumumkan secara langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi.

Sebagai wakil ketua komisi keempat DPR RI, Ahmad Yohan dianggap mempunyai catatan kerja serta keterampilan taktikal yang dibutuhkan untuk mendorong partai PAN Nusa Tenggara Timur agar semakin kokoh dan bersaing.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) juga mengharapkan, bahwa di bawah kepemimpinannya, partai bergambar lambang Matahari Terbit tersebut akan semakin mendekati rakyat dan dapat menyumbangkan dampak konkret untuk kemajuan wilayah.(*)صند

Ikuti Update Terkini Haji 2025 lainnya disini
GOOGLE NEWS