Outline:
OSN 4 Kembali Digelar di Semarang, Berbagai Mata Pelajaran Dipertandingkan
Olimpiade Satu Negeri 4 (OSN 4) kembali digelar di Permata Bangsa School (PBS) Semarang. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi akademik yang melibatkan siswa dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Mata pelajaran yang dilombakan mencakup Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains.
OSN 4 diselenggarakan oleh Diamond Institue dan merupakan gelaran kedua kalinya di lokasi tersebut. Total peserta yang mengikuti lomba ini mencapai 107 siswa. Setiap tingkatan memiliki kategori mata pelajaran yang berbeda. Untuk TK, lomba terdiri dari Bahasa Inggris dan Matematika. Sementara itu, SD dan SMP mengikuti lomba Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains. Di tingkat SMA, peserta akan menghadapi lomba Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia.
Ketua Panitia Lomba OSN 4, Cecilia Failana Pungkasari, menjelaskan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Kota Semarang. Mereka juga datang dari beberapa kota sekitar seperti Salatiga, Kudus, Kendal, hingga Purworejo yang jauh dari Semarang.
“Ini adalah kompetisi di bidang mata pelajaran bahasa Inggris, sains, dan matematika untuk level dari TK hingga SMA. Peserta berasal dari berbagai daerah,” ujarnya pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Pada hari pertama, lomba berlangsung dalam babak penyisihan. Teknik pelaksanaannya adalah secara offline dengan soal-soal berbasis kertas. Setiap peserta diberi waktu sekitar satu jam untuk menyelesaikan 20-25 soal. Para peserta sangat antusias dalam mengerjakan soal, bahkan beberapa anak dari tingkat kecil berhasil menyelesaikan jawaban lebih cepat dari batas waktu yang ditentukan.
Penilaian dilakukan oleh panitia pusat Diamond Institue. Babak final akan digelar pada 30 Agustus di sekolah rekanan masing-masing peserta.
Pihak penyelenggara merasa senang karena OSN 4 dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa. Kegiatan ini membantu siswa lebih percaya diri menghadapi tantangan dan memperluas wawasan mereka.
“Siswa kami tidak takut dengan tantangan dan bisa lebih banyak berprestasi. Ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengetahui potensi masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, pihak Diamond Institue menawarkan beasiswa khusus bagi peserta yang mendapatkan medali emas. Mereka juga akan mendapatkan diskon khusus untuk biaya pengembangan jika bergabung dengan Permata Bangsa School.
Salah satu orang tua peserta, Vella, menyampaikan dukungan penuh kepada putrinya, Ceisya Shabira Farzana, yang mengikuti lomba. Ia telah mempersiapkan materi latihan dari Google dan pernah mengikuti beberapa lomba lain seperti Olimpiade Sanakia dan lomba Edu Siswa, di mana anaknya berhasil meraih medali emas nasional untuk Sains.
“Ikut tiga lomba yaitu Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains. Persiapannya hanya bimbingan belajar di rumah setelah pulang sekolah. Semoga lolos grand final dan mendapat gold medal,” ujarnya.
Hasil babak penyisihan akan diumumkan melalui akun YouTube dan Instagram resmi Diamond Institute pada 10 Agustus 2025. Babak final akan dihelat pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di Gedung Permata Bangsa School.
