bali.Pendidikan
DENPASAR – Sebanyak 5.612 peserta mendaftar untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2025 di sana.
Universitas Udayana
(Unud).
UTBK SNBT di Unud akan dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 26 sampai dengan 29 April 2025.
Persentase kuota yang diterima oleh calon mahasiswa di Universitas Udayana lewat program SNBT sebesar 40 persen dari kapasitas totalnya.
Banyaknya sesi tes yang dilaksanakan di pusat UTBK
SNBT
Unud dilangsungkan selama delapan pertemuan, dengan masing-masing hari pembelajarannya dibagi menjadi dua kali ujiannya, yaitu pada waktu pagi dan sore.
Berdasarkan penyebaran tempat pelaksanaannya, ada 2.288 peserta yang ikut dalam ujian di Kampus Denpasar dan dibagi menjadi tujuh sessi ujian. Di lokasi lain yaitu Kampus Jimbaran, partisipan yang mendaftar berjumlah 3.324 orang dengan rincian pembagian menjadi delapan sesi ujian.
Tempat penyelenggaraan UTBK meliputi lab komputer di Kampus Denpasar dan Kampus Jimbaran, menggunakannya sebanyak 30 ruang.
Jumlah siswa yang mendaftar untuk ikut dalam ujian di Pusat UTBK-SNBT Unud pada tahun 2025 tercatat meningkat sebesar kurang lebih 11,59% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, totalnya menjadi 5.029 orang peserta.
Sebanyak 83,11% peserta datang dari Bali dan sisanya sebesar 16,89% berasal dari luar pulau Bali.
Materi tes dalam
UTBK 2025
terbentuk dari dua bagian, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) serta Tes Literasi.
Ujian Tes Potensi Skolastik mencakup penalaran umum, wawasan dan pengertian umum, interpretasi membaca dan kemampuan menulis, serta ilmu angka.
Uji Kemampuan Membaca meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Logika Matematika.
Agar bisa ikut UTBK SNBT, para peserta harus mematuhi peraturan yang berlaku.
Antara lain, mereka perlu telah mengenal tempat dan ruangan untuk ujiannya satu hari sebelum exam dilaksanakan, menyertakan Kartu Tanda Peserta Ujian beserta salinan ijasah SMA/SMK/MA atau setingkatnya yang sudah dilegalisasikan, ditambah dengan dokumen identitas resmi lainnya yang mencakup gambar peserta.
Calon peserta yang diperbolehkan untuk ikut UTBK SNBT 2025 mencakup mereka yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 dan 2024, siswa dari SMA/SMK/MA kelas 12 atau kelas akhir pada tahun 2025, serta pemegang gelar Paket C tahun 2023 dan 2024.
Di samping itu, peserta didik program C di tahun 2025 harus berusia paling tinggi 25 tahun per tanggal 1 Juli 2025, serta belum lolos seleksi nasional yang disebut Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Universitas Udayana bertekad menjalankan UTBK dengan semaksimal mungkin.
Semua tahap pemeriksaan telah berlangsung sebagaimana direncanakan, serta kami menjamin bahwa seluruh elemen, termasuk persiapan fasilitas sampai dengan pemantauan yang ketat terhadap aturan ujian, berfungsi dengan baik,” kata Rektor Unud Prof I Ketut Sudarsana seperti dikutip dari situs web Universitas Udayana.
Rektor Unud berharap agar semua peserta melaksanakan ujian dengan serius dan menegakkan prinsip integritas tanpa ada tindakan yang mencurigakan.
Para peserta yang kelak dinyatakan berhasil, diharapkan mereka bisa mengambil keuntungan dari peluang ini guna perkembangan diri serta memberikan sumbangsih kepada negeri.
“Untuk mereka yang belum sukses jangan kecewa, sebab masih terdapat peluang untuk mendaftar melalui jalur independen,” katanya.
(lia/JPNN)
