, JAKARTA– Rumah kini telah berubah menjadi pusat kegiatan digital bagi masyarakat Indonesia. Berkembangnya kecerdasan buatan (AI), maraknya penggunaan hiburan digital, serta meningkatnya aktivitas masyarakat yang dilakukan dari rumah mulai mengubah standar kebutuhan internet di Indonesia.(1/7/26)
Perubahan ini sesuai dengan tingkat penetrasi internet nasional yang mencapai 81,72 persen atau sekitar 235 juta pengguna berdasarkan survei APJII 2026. Perubahan ini juga memengaruhi harapan masyarakat terhadap internet, dari fokus pada kecepatan koneksi menjadi kebutuhan akan pengalaman digital yang lebih menyeluruh.
Dedy Handoko, Direktur Perdagangan CBN mengatakan,Ke depannya, internet tidak lagi ditentukan hanya oleh kecepatan koneksi, tetapi oleh kemampuan menyajikan pengalaman gaya hidup digital yang terhubung secara menyeluruh. Mengingat perubahan ini, layanan ritel kami,CBN Fiber memperkenalkan konsep All-in-One Home Connectedsebuah pendekatan terbaru yang menggabungkan koneksi internet cepat, hiburan menarik, keamanan digital, dan layanan pelanggan berbasis kecerdasan buatan (AI)
dalam satu layanan yang lengkap, mudah, dan terjangkau.
Tren penerimaan AI diperkirakan menjadi salah satu faktor yang akan meningkatkan permintaan akan koneksi internet cepat di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. CBN telah memprediksi dan menjadi pelopor layanan internet rumah hingga 1 Gbps sejak sepuluh tahun lalu. Kini, CBN memperluas akses masyarakat terhadap internet berkecepatan tinggi melalui berbagai pilihan paket layanan mulai dari 100 Mbps hingga 1 Gbps tanpa batas (tanpa kebijakan penggunaan adil/ FUP) dengan harga mulai dari Rp199.000 per bulan. Selain ketersediaan koneksi, perubahan pola konsumsi konten masyarakat yang semakin mengutamakan bentuk singkat dan fleksibel juga mendorong munculnya bentuk hiburan baru.
Menanggapi tren tersebut, CBN Fiber menawarkan akses khusus ke DramaHits, aplikasi mikro drama terbaru dari Digdaya Duta Digital yang bisa dinikmati pelanggan tanpa biaya tambahan. Kehadiran DramaHits memperkaya paket hiburan digital yang sebelumnya sudah tersedia, seperti Dens TV, Vidio, Vision+, Genflix, CubMu, dan ShortBite. Keamanan digital kini menjadi salah satu kebutuhan utama bagi keluarga di Indonesia. Peningkatan aktivitas online juga diiringi dengan berbagai ancaman siber, seperti phishing, malware, ransomware, hingga pencurian identitas yang dapat mengancam keamanan data dan keuangan pengguna.
Oleh karena itu, CBN Fiber memperkuat layanannya dengan perlindungan digital menggunakan Trend Micro yang berfungsi untuk menjaga perangkat pelanggan dari berbagai ancaman dunia maya, serta asuransi perlindungan siber dari AON dan Chubb sebagai tambahan perlindungan terhadap risiko penipuan online.
CBN meningkatkan pengalaman pelanggan dengan layanan pascapenjualan yang didukung oleh kecerdasan buatan melalui AI Rudder. Teknologi ini memungkinkan pelanggan mendapatkan bantuan yang lebih cepat, tanggap, dan mudah diakses, mulai dari informasi layanan, pemantauan status pelanggan, hingga penyelesaian masalah awal secara lebih efektif.
“Dengan hadirnya layanan All-in-One Home Connected yang pertama di Indonesia, CBN berkomitmen untuk menyediakan inovasi layanan terbaru guna memberikan pengalaman digital yang lengkap sesuai kebutuhan masyarakat saat ini dan di masa depan,” tutup Dedy Handoko. (*)
